PUISIKAN! PUITISKAN!



0 komentar


Biru Selalu Lebih Manis

Mungkin aku menjelma makna
Meskipun biru kita tak sama
Jangan pupus harapan meski tak ada cinta
Meski aku benci kata berakhir ‘cinta’
Tetap saja tak bisa mengelak belajar dari kata terapit petik itu
Satu kubelajar memakna cemburu, kedua menyikap kecewa,
Belajar memetik mimpi dan beradu rasa

Percuma semua dipendam
Karena tlah terlukis dilangit dan baru aku sadari warna birumu yang beda
Birumu merasuk darah, biruku masih terangan-angan warnanya
Bukan rasa yang mempertemukan kita, namun itu yang menemukan kita
Ditemukan dalam biru dan biru langit
Tatap saja semua adalah misteri yang indah adanya
Bila rasa tak berbalas, senyum masih saling mengharap
Meski kau tau ada banyak warna
Biru selalu lebih manis ‘kan?

Mei 2012



Terpisah

Angin, ingin kumengikutinya
Tiada henti tiada arah
Mengepak menyingkirkan harapan
Cuma beginikah yang namanya hidup
Dangkal,
Menyandung-nyandung diselami
Dalam dan muka tiada beda
Kecewa menelan duka,
Aku tertidur lalu mati, bangun menakuti,
Kubur jiwaku ditumpuk salju utara
Serakanlah jasadku
Terpisah kan menjadi mati sempurna

Oktober 2012



Tenunan Pelangi Ke-Indonesiaan

Hay Indonesiaku sayang ajari aku mencinta
Terpalah bayang kabut kegalauan akan benciku padamu yang menyiksa nasib rakyat
Hanya melihat jakarta aku menyibak sisimu nan eksotis tak tersentuh
Transisi  pengayauan untuk mengancam leher koruptor
Tendensi kedamaian untuk pemegang mandau tajam biar kejam menyayat
Lamin-lamin kayu kejayaan Mahakam tak kuat lagi menahan arusnya
Bara beku dan gas didulang untuk melapisi dinding istana nan beratribut
Biarkan kami jatuh dan mencinta padamu Indonesiaku
Senja di Karimunjawa, pulau kecil mengisah harapan anak disana menanam padi di pantai
Tak tergantung belas kasih Semarang dan Jepara
Untuk apa tanah Toraja, kata orang
Untuk menawan hati dunia
Disana yang mati diberangkatkan berharga yang melebihi kehidupan
Disimpan bersama batu cadas
Dan kepahlawanan dianggap sekedar cerita terpojok di benteng
Terhanyut sungai waktu di Tanah Toraja

Januari 2013

0 komentar:

Posting Komentar

newer post older post