Tampilkan postingan dengan label poem. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label poem. Tampilkan semua postingan

Berburu Waktu



0 komentar


Lompatanku mengecil
mengikuti tergelincirnya batu jalanan
Riuh menggembala hidup di punukan padang hijau
Cekungan lembah menenangkan kastil persembunyianku
Kulihat, bayangan tenang saja mengeja warna terakhirnya,
Namun malu menampak ketika ranum cahayanya terbit
Dan terburu buru membangunkanku memaksaku mengejar waktu
Fajar menggema “sempatkanlah sarapan, sebelum waktu tak terkejar”
“Ah, pasti kusempatkan”
sekejap sadar, kala imanjinasi memberi jeda,
hanya disinilah negeri dongeng ajaib
Si kancil berpacu mengejar harimau,
membuat waktu kelelahan mengatur nafasnya
Hanya ada sehelai pita film yang jenuh berotasi,
berdiam pada sejuta sudut merekam setiap jejak waktu
setiap rangkai ulang detik cerita direka dalam dongeng dan syair
berjilid lembar hidup dibolak balik hingga pudar keindahannya
kutangkap waktu pada tangannya namun tak berhenti
Itulah utopia yang paling kurindukan 

Syair Hati Gemerlap Gemerlap



0 komentar
Kejora cinta

Lintang
Berkejora satu demi satu
Diturunkan dengan deras dari nirwana
Gemerlap memijar digenggaman dewi dewi
Setiap malam mengitari bentangan bathari
Hingga tajam menukik dipelupuk bumi

Ulang ulang

Rampai-rampai eksotika
Sulam-sulam keluhan
Jerit-jerit analog kesusahan
Salam-salam berpisah
Terulang-ulang di perhentian
Puspa-puspa derita
Kejora-kejora senja tenggelam
Langit-langit tanpa buhul

Dari lintang untuk teratai

Menunggui lintang beterbangan
Menuntun angin mengubah musim
Ujung dikecup bibir cahayanya, yang kemilau
Kini sang lintang, telah menjadi kamu
Menembus lapis demi lapis kain hati yang terbakar
Akhirnya,
Kamu,
Menusukkan bius sedalam teratai menajamkan akarnya.
Kini, kamu menusuk dasar hatiku, terikat kuat.

PUISI---



0 komentar

Cinta itu rasa
Cinta memanglah hanya rasa asin garam dan manis gula
Sekali terkecap hilanglah rasanya
Sekali terucap mudah sekali terulang
Remeh sekali cinta itu
Cinta memang sekedar rasa, karena yang ada sekedar rasa, yang abadi sekedar rasa itu

PUISIKAN! PUITISKAN!



0 komentar


Biru Selalu Lebih Manis

Mungkin aku menjelma makna
Meskipun biru kita tak sama
Jangan pupus harapan meski tak ada cinta
Meski aku benci kata berakhir ‘cinta’
Tetap saja tak bisa mengelak belajar dari kata terapit petik itu
Satu kubelajar memakna cemburu, kedua menyikap kecewa,
Belajar memetik mimpi dan beradu rasa

Percuma semua dipendam
Karena tlah terlukis dilangit dan baru aku sadari warna birumu yang beda
Birumu merasuk darah, biruku masih terangan-angan warnanya
Bukan rasa yang mempertemukan kita, namun itu yang menemukan kita
Ditemukan dalam biru dan biru langit
Tatap saja semua adalah misteri yang indah adanya
Bila rasa tak berbalas, senyum masih saling mengharap
Meski kau tau ada banyak warna
Biru selalu lebih manis ‘kan?

Mei 2012



Terpisah

Angin, ingin kumengikutinya
Tiada henti tiada arah
Mengepak menyingkirkan harapan
Cuma beginikah yang namanya hidup
Dangkal,
Menyandung-nyandung diselami
Dalam dan muka tiada beda
Kecewa menelan duka,
Aku tertidur lalu mati, bangun menakuti,
Kubur jiwaku ditumpuk salju utara
Serakanlah jasadku
Terpisah kan menjadi mati sempurna

Oktober 2012



Tenunan Pelangi Ke-Indonesiaan

Hay Indonesiaku sayang ajari aku mencinta
Terpalah bayang kabut kegalauan akan benciku padamu yang menyiksa nasib rakyat
Hanya melihat jakarta aku menyibak sisimu nan eksotis tak tersentuh
Transisi  pengayauan untuk mengancam leher koruptor
Tendensi kedamaian untuk pemegang mandau tajam biar kejam menyayat
Lamin-lamin kayu kejayaan Mahakam tak kuat lagi menahan arusnya
Bara beku dan gas didulang untuk melapisi dinding istana nan beratribut
Biarkan kami jatuh dan mencinta padamu Indonesiaku
Senja di Karimunjawa, pulau kecil mengisah harapan anak disana menanam padi di pantai
Tak tergantung belas kasih Semarang dan Jepara
Untuk apa tanah Toraja, kata orang
Untuk menawan hati dunia
Disana yang mati diberangkatkan berharga yang melebihi kehidupan
Disimpan bersama batu cadas
Dan kepahlawanan dianggap sekedar cerita terpojok di benteng
Terhanyut sungai waktu di Tanah Toraja

Januari 2013

Angin



0 komentar
Ketika menyusuri langit kehidupan
Kita tinggal melompat ke udara
Terjun bebas
Mengepakkan sayap naik dan turun
Membiarkan angin mengangkat sayap pada tiap kepakannya
Mengikuti arahnya berbutar dan menukik tajam
Menerpa awan putih tuk menjauh dari badai
Kau tak membiarkan raga dan jiwa ini terhujam jatuh

Sahabatku engkau sudah menjadi angin itu...
Mengalirkan hidupku tanpa batas...
Temani terbang jauh...

Dewasa?



0 komentar
Menjadi dewasa adAlAh pilihAn
Dewasa adAlAh sifat.
Sifat ank" yg poloz&jjur namun yg dsrtai dg kta" bjak&tgg jwb
Namun remaja adalah karakter.
karakter dewasa yang lAbil,kEraz & mNgANGgAp bNyAk hAl yANg dipilih bæk/buruk adAlAh benAr
Tapi disinilh qt bljr
Untuk percaya hormat pd SMUA orang dSISIi qt
&menemukn kebenaran yg bæk

PAsti qt mNEmUkAn waktu dimanA haruz meninggalkan masa remaja
&tak lagi memikirkan kesenangan",tp utk hal laen
Mskpn tk smua tertggal..

BELIEVE WILL BE OLDER EVERYDAY -_+'
MAKE POSITIF CHANGE

Allah ku Dekat dengan-MU



0 komentar
Biarlah Dunia Menjauh, Tapi tetap Merasa dekat dengan Allah.
Biarlah kebenaran dunia tak berpihak,
karena Kebenaran yang sesungguhnya adalah Allah.
Meskipun semua tak lagi percaya, Namun Allah kan selalu terasa dalam keyakinan hati.
Meskipun sepi dan sendirian, sesungguhnya Allah dimanapun ada.
Kapanpun semua menghilang, Allah tetap dan Abadi.
Sejatinya cinta hanyalah Allah dan Setulusnya Kasih Sayang adalah yang Allah Berikan.
Betapapun indahnya dunia, itu hanya sementara.
Betapapun terasa bahagia, akan lebih di dalam surga.

Dan betapa banyak apa yang kita dapatkan.
Takkan ada arti tanpa rasa syukur. . .
Alhamdulillah. . .
Allah Aku Dekat Dengan-Mu. . .

Harap,doa dan usaha untuk Keridaan dan Barokah-MU

Pasrah atas keputusan akan nasibku Pada-MU Allah
Dan betapa banyak apa yang kita dapatkan.
Takkan ada arti tanpa rasa syukur. . .
Alhamdulillah. . .
Allah Aku Dekat Dengan-Mu. . .

Harap,doa dan usaha untuk Keridaan dan Barokah-MU

Pasrah atas keputusan akan nasibku Pada-MU Allah
older post